Pengertian dan Cara Menghitung Margin (1/2)

Pengertian Margin

Pada dasarnya, margin adalah persentase keuntungan dari produk barang atau jasa yang Anda jual. Nilai keuntungan tersebut dihitung dari angka penjualan dan juga biaya produksi.

Di dalam dunia akuntansi, margin umumnya dikenal dengan profit margin. Profit margin adalah hasil dari adanya perbandingan laba yang dikurangi dengan bunga dan pajak.

Jenis-jenis Margin 

1. Margin Laba Kotor

Margin pada laba kotor akan membandingkan laba kotor dengan pendapatan yang nantinya akan Anda terima. Menghitung margin laba kotor ini akan sangat membantu Anda dalam mengetahui efisiensi perhitungan harga pokok penjualan dan biaya produksi yang selama ini Anda butuhkan. Semakin besar nilai marginnya, maka operasional bisnis Anda akan semakin efisien.

2. Margin Laba Bersih

Margin laba bersih adalah laba yang sudah dikurang dengan pajak atas pendapatan yang Anda dapat. Semakin besar nilai marginnya, maka artinya bisnis Anda semakin sehat.

3. Margin Laba Operasional

Margin laba operasi akan sangat membantu Anda untuk mengetahui tingkat kemampuan bisnis Anda untuk menghasilkan laba operasi dari adanya penjualan bersih. Laba operasi adalah laba bersih yang belum dikenakan dengan bunga dan pajak.

Dengan adanya Laporan Keuangan memberikan kemudahan untuk Anda para pemilik usaha, untuk mengetahui margin bisnis Anda. Untuk penanganan lanjutan, konsultasikan segera bersama kami disini

Previous Post
Wewenang dan Kewajiban Pemeriksa Pajak Saat Melakukan Pemeriksaan
Next Post
Pengertian dan Cara Menghitung Margin (2/2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed