Apakah Kas dan Setara Kas? Ini Makna dan Perbedaannya!

Apa itu Kas dan Setara Kas?

Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang kas dan setara kas yang terdapat di dalam akuntansi.

1. Kas

Kas adalah salah satu bagian di dalam aset perusahaan yang paling mudah untuk dicairkan atau digunakan untuk bisa memenuhi kebutuhan perusahaan. Kas juga adalah aset lancar. Bahkan, kas juga akan selalu berada di urutan paling atas di dalam laporan neraca keuangan. Setelah itu, diikuti dengan akun piutang pendapatan suatu bisnis, serta akun lainnya dengan berdasarkan nominal likuiditas perusahaan.

Berdasarkan bentuknya, kas perusahaan bisa dalam bentuk uang kertas ataupun uang logam. Selain itu, kas juga adalah sejumlah uang yang disimpan di lembaga keuangan bank agar pihak perusahaan bisa menggunakannya sewaktu-waktu ketika diperlukan. Beberapa contoh sederhana dari kas adalah cek pribadi, cek kasir, wesel bank, cek sertifikat, dan wesel pos.  Namun, harus Anda garis bawahi bahwa perangko tidak termasuk ke dalam kas.

Terdapat sejumlah biaya yang harus dibayar dimuka oleh perusahaan. Namun, umumnya perusahaan akan membagi kas menjadi dua golongan, yaitu uang yang tersimpan di kasir perusahaan, dan uang yang tersimpan di dalam lembaga keuangan bank.

Perusahaan akan menggunakan kas untuk digunakan belanja dan memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari perusahaan. Biasanya, kas yang tersimpan di kasir perusahaan memiliki nominal yang relatif lebih kecil.

2. Setara Kas

Selanjutnya, pengertian kas dan setara kas serta perbedaannya akan bisa kita lihat dari penjelasan ini.

Setara kas adalah investasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam kurun waktu singkat dan mudah untuk dicairkan ataupun digunakan oleh perusahaan.

Setara kas juga dikenal sebagai investasi jangka pendek, karena setara kas adalah kas yang sangat mendekati tenggat waktu pembayaran perusahaan. sehingga, akan hampir tidak mempunyai risiko apapun atas adanya perubahan bunga uang.

Setara kas bisa dilihat dari jangka waktu atau kurun waktunya, contohnya seperti dalam kurun waktu 3 bulan, 2 bulan, atau satu bulan. Contoh sederhana dari setara kas adalah surat perbendaharaan negara atau yang banyak dikenal dengan SPN.

SPN sebagai utang negara hanya memiliki batas waktu investasi yang cenderung singkat, yakni kurang dari waktu dua belas bulan atau satu tahun saja.

Contoh setara kas yang lainnya adalah dana pasar uang, dan surat berharga atau commercial paper. Beberapa perusahaan pun banyak yang menjadikan satu antara kas dan investasi secara sementara.

Hal tersebut bisa dilihat dengan mudah dari laporan neraca atau laporan posisi keuangan perusahaan. Sehingga, bila nantinya terdapat suatu kasus, perusahaan bisa menjelaskan dan melaporkan nominal investasi dengan cara mencantumkan angka dalam kurung yang berada di dalam laporan keuangan.

Anda dapat mengetahui keuntungan usaha Anda melalui Laporan Keuangan, untuk penanganan lanjutan, konsultasikan segera bersama kami disini

Previous Post
Apa makna Anggaran Surplus? Ini Penjelasannya!
Next Post
Aneka Kode Produksi Makanan yang Harus Anda Ketahui Sebagai Pengusaha Makanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed